Rabu, 19 Desember 2012

KAMU adalah CINTA

Kamu adalah CINTA, karena denganmu kutemukan sejuta bahagia

Kamu adalah CINTA, yang membuatku selalu tersenyum dan tertawa

Kamu adalah CINTA, hadirmu seperti udara pagi yang menyegarkan dan membuatku mabuk kepayang

Kamu adalah CINTA, seperti senja yang berangsur menghilang untuk kurindukan saat esok datang

Kamu adalah CINTA, yang menyusup keseluruh aliran darah dan berputar mengisi setiap bilik jantung dengan ribuan kasih sayang

Kamu adalah CINTA, yang selalu jujur dalam berkata dan setia dalam laku

Kamu adalah CINTA, yang punya beribu cara untuk membuatku terkagum dan terpesona

Kamu adalah CINTA, yang selalu ada saat kubuka mata dan menutup mata

Kamu adalah CINTA, yang punya segudang mimpi untuk Kita raih bersama

Kamu adalah CINTA, yang selalu berkata lugas saat ku hilang arah, dan berkata mesra saat ku bermanja

Kamu adalah CINTA, yang selalu biarkanku bercerita tentang ribuan mimpi, lalu dengan mata berbinar dan Kamu berkata,"CINTA pasti bisa"

Kamu adalah CINTA, yang selalu terpesona dengan kesederhanaan dan keanggunan HATI dan tak lepas mengagumi ceria yang kupunya

Kamu adalah CINTA, yang mempercayakan seluruh bahagiamu untuk kujaga dan kutambahkan kadarnya

Kamu adalah CINTA, yang hanya tahu bahwa AKUlah sang CINTA

#dedicated for My lovely Hubby

Daisy Tersenyum Lagi

Daisy, ku lihat kau tersenyum malam ini
wajah cantik itu beranjak cerah
pekat yang bertabur kemarin
seolah menguap karena tawa kecilmu

Daisy, jangan pernah menangis lagi
karna segala yang menyesakkanmu telah pergi
kepingan kesal, kecewa, perih dan sesal
cobalah abaikan dan lepaskan
Dia bukan yang terbaik untukmu
karena Dia tak elok laku
dan tak pernah bisa menjaga senyummu

Daisy, tetaplah bermimpi
mimpi indah yang bertabur keyakinan
bahwa Kau sangat layak dapat yang terbaik
bukan yang hanya bisa menjadi sampah hatimu
tapi seseorang yang bener-benar tahu tentang "ARTI dirimu"

Daisy, jangan pernah menoleh lagi
cukupkan semua ilmu pemaklumanmu
3 tahun bukanlah waktu yang singkat untuk tahu banyak hal
dan cukup lama untuk mengulang suatu pembelajaran

Tak semua hal bisa diubah
tak semua orang mau berubah
tak semua yang buruk bisa dimaafkan berulang
dan tak semua bisa berjalan seperti maumu

Abaikan, lepaskan
tak perlu lagi ada tangisan
tersenyumlah karena banyak yang peduli padamu

Daisy, senyummu malam ini cantik sekali

*Untuk Daisy, tersenyumlah dan berdoalah agar tak ada lagi tangisan2 seperti yang Kau rasakan kemarin

 

Doa untuk TEMAN

Napa jadi ikutan kepikiran? bukankah semua yg Aku tahu akan sangat menyakitkan bila kukatakan. Dan pastinya akan membuat banyak pertanyaan lanjutan bila semua itu kusampaikan.

Ingin melihatmu berbahagia tp berlapis kebohongan kenyataan ttg "isi hatimu" yang sebenarnya. Tapi kenapa juga Kau simpan banyak dusta padanya? Sampai kapan begitu? Apa sampai mati akan Kau teruskan dustamu? Berlanjut dari 1 hati ke hati yang lain?
Harusnya Kau bisa belajar dari kegagalan yg baru saja Kau rasakan.

Bahwa tak ada HATI yang mau didustai, diduakan, apalagi di tigakan. Yang kutahu pasti, 1 HATI yang baru saja beranjak meninggalkanmu pergi takkan pernah kembali lagi. Tinggal 2 HATI lagi yang jadi ajang permainanmu.

Mereka ada hanya untuk alat penghibur laramu, karena yang Ku tahu Kau hanya CINTAi dirimu sendiri, dan tak pernah peduli HATI yang Kau dustai. Yang penting bagimu adalah "Kau butuh TEMAN agar tak sendiri", agar bisa menemanimu kesana kemari, melepas penat dan peluh sesaat, setelah itu tak ada peduli lagi.

Ahh Teman, semoga Kau segera sadar, Aku disini hanya bisa melihat, terdiam dan menarik napas panjang atas semua kejadian yang Kau sajikan.

Semoga Allah mengerakkan HATImu dan menyudahi semua cara tak ELOK mu.........Aamiin.

Selasa, 18 Desember 2012

Indahnya CINTA Perihnya DUSTA

Kuanggap semua telah LUNAS,

Perih Kita telah sepadan antara apa yg kau katakan "sakit" dan apa yang Aku rasakan pedih

Sen
yuman yang telah Kau gadaikan juga telah Kau tebus dengan menukarkannya dengan setangkup tangis yang Kau hadirkan

Bahagia yang Kau inginkan pun telah coba ku dekatkan, ku bantu melepaskan semua egoku untuk layani "mau"mu untuk bisa mencumbu kekasih barumu

Selaksa dusta yang Kau taburkan setiap waktupun telah bisa ku abaikan

Beribu mimpi dan rayuan penuh kepalsuanpun telah sanggup aku lupakan

"Setahun" permainan nakalmu telah mampu membuat semua rasa yang terjaga ini luruh lantak tanpa sisa

Dan dengan segala kerendahan hati, kukirimkan pesan untukmu.

Bahwa bahagiamu mungkin juga akan jadi bahagiaku, semoga bisa seperti itu

Entahlah,.......

Yang kutahu dengan pasti, tak ada lagi lelehan AIR mengalir dipipi, hanya senyuman kelegaan yang terasa makin membuncah dan pecah menjadi TAWA cerah.

Kuiringi kepergianmu dengan lambaian pasti, tak akan ada sesal lagi. Karena yang kutahu pasti, bahagia yang kau tawarkan bukanlah seperti apa yang ku inginkan. DUSTA yang kau taburkan setiap waktu tak pernah lagi bisa takhlukkan pemakhlumanku

Seharusnya CINTA itu tulus tanpa cela, tanpa DUSTA, dan tanpa ada cadangan HATI. Namun ternyata hanya CINTA yang seperti itu yang Kau punya.

Cukuplah sudah semuanya, pergilah tanpa pernah menengok lagi.

Gapai rasamu, raih semua mimpi indahmu bersama sosok lain yang mungkin lebih bisa menerima semua CINTA dusta mu.

Melepasmu adalah KEBAHAGIAAN terbesarku.

*Medio, 121212, Inspirasi coretan terbaru "Indahnya CINTA perihnya DUSTA"

Senin, 17 Desember 2012

Hidupmu Hidupku

"Mama, minta minum", rengekan kecil itu membangunkan Davia dari mimpinya. Beranjak menuju ruang tengah mengambil segelas air untuk putri semata wayangnya, Natasya.

Ruang tengah masih terang benderang, tak seperti biasanya....."Hmmm, dimana niy si papa??", gumam Davia.
Masih sibuk bertanya-tanya, terdengar suara nyaring dari kamar sebelah "Klinggg",
"oh mungkin si papa lagi main game di ruang kerjanya", pikirnya. Bergegas dia menuju kamar sebelah, ternyata tak ada siapapun disana, tapi tak seperti biasanya komputer di kamar itu masih dibiarkan menyala.

"KLINGG", suara itu datang lagi, ternyata berasal dari YM Adrian yang msh aktif
hmmm, sekilas tertulis nama yang sudah dikenal Davia, yaitu nama mantan kekasih Adrian, Retno Dewi.
Perlahan Davia membaca pesan yang barusan masuk,

"Cinta, kapan kita ketemu lagi, aku dah gak tahan nihhh dah kangen berat, ada banyak hal yang ingin aku ceritakan". Itu pesan singkat yang sempat terbaca oleh Davia.

Tertegun sesaat, namun rasa perih itu tak ada lagi.

Semakin penasaran Davia mencoba melihat pesan yang pernah terkirim.
Ada beberapa pesan lama yang bisa dibuka.

"Beibs, beberapa hari ini aku memimpikanmu, apakah kau baik-baik saja??
Hati Davia sedikit terusik membaca pesan itu, tak dipungkirinya masih ada perih walo tak sehebat dulu.
Beibs.... padahal Adrian tak pernah memanggilnya semesra itu.

Pesan yang dikirimkan Adrian ke teman dekatnya Vanessa Putri, yang diakuinya hanya teman.
pesan bersambung itu dibaca ulang oleh Davia,

"Gak pa pa kok Hun, aku baik-baik saja hanya lg terbelit hutang dan banyak kebutuhan yang belum tercukupi".

"Sabar ya beibs, mungkin itu hanya cobaan bagi rumah tanggamu. Aku akan coba bantu semampuku. Cant stop waiting for you. Hati ini slalu untukmu". Itu jawaban Adrian di pesan terakhirnya.

Terpekur dikursi kerja itu, Davia berusaha berpikir lebih tenang
Ternyata kegelisahannya beberapa saat ini beralasan, ada permainan hati disini. Tak terlalu sakit baginya melihat kenyataan itu, karna sesungguhnya hatinya juga mulai layu.

Tak ada apa-apa lagi yang bisa diharapkan disini, tak ada kesehatian lagi, tak ada rasa nyaman lagi. Bahkan mungkin Adrian saat ini lebih ingin berada dekat dengan pujaan hatinya, entah itu si Vanessa Putri ataukah Retno Dewi, atau bahkan mungkin dia ingin memiliki keduanya. Whatever .... gak penting buat Davia.

Perlahan Davia keluar dari ruang kerja menuju tempat terindahnya yaitu menemani lelapnya tidur Bidadari kecilnya.

Dikecupnya mesra pipi putih montok itu, seraya bergumam," Semua bahagia itu hanya titipan, mungkin kini saatnya aku mengembalikannya".

Davia meraih Diary pink miliknya yang terongok di bawah bantal, dan kembali dia coretkan lagu yg mengalun dihatinya.

Medio, 17 Maret 2010

Kasih......bila kau ingin beranjak dariku lakukan saja
daripada kita berdekatan tapi saling menyakiti
mungkin akan lebih baik bila kita karamkan saja kapal kita disini.

Turunkan aku dari kapalmu, mungkin itu akan membuatmu lebih lapang
Sauhkan jangkarmu, bawa pujaan hatimu yang pasti akan lebih bisa membahagiakanmu
dan biarkan ku cari kapal lain yang mungkin bisa menerima sisa rasaku.

Dan tak ada tangis untuk malam ini, tak ada setitikpun.......


#dearastories @ruang hampa cahaya

Yang Ku Mau......

Saat kubuka mataku.....
yang ku mau, ada kau di sampingku
menggilasku dalah rengkuhan kasih tak bertepi
menaburiku dengan kerinduan yang tak berperi

Saat mimpi mulai bertaut.....
yang ku mau, jangan hentikan langkahmu
papah aku dalam alur terbaikmu
jangan berikan aku bimbang, jangan biarkan aku terguncang
kuatkan aku, yakinkan aku....

Saat harus lewati malamku....
yang ku mau, lewatkan malammu bersamaku
menuai semua RASA yang kita punya
menyanjung dalam setiap belai yang membara
memasrahkan semua takjub dan pesona yang ku punya
untukmu.....hanya untukmu.....

DearaPoems, 181212

Pernah Muda : Rentang antara ASA dan LOGIKA


Sebelum mencoret lebih dalam, ingin rasanya melihat dan memastikan lagi keadaan sosok yg sedang rapuh dan berusaha bangkit dr keresahan yang selama ini melingkupi hati dan hidupnya, sebut saja namanya "Amalia".

Di sore yang lumayan tenang, dirumah kost yg kami kelola, tiba2 terdengar suara gaduh yg berisi makian, teriakan, dan benda2 yg berjatuhan. Bergegas ingin melihat dan memastikan apa yang terjadi, ternyata salah satu anak kost saya (sebut namanya Arlan), sedang bertengkar hebat dengan kekasihnya (namanya Amalia). Saat saya datang, ada anak kost lain yg sudah ada disana untuk mencoba melerai. Hal yang membuat saya sedikit tegang dan merinding adalah melihat ada GUNTING yg ternyata diperebutkan dan ada darah di tangan Amalia. Sebisanya saya coba tuk menjadi penengah kekacauan itu. Terlihat sekali betapa KERAS hati keduanya, tak ada pancaran lembut yang tersisa.............hmmm.

Perlahan2 saya coba tuk menelisik tentang permasalahan yg ada diantara mereka. Dari si Arlan, yang notabene anak tunggal dr keluarga kaya, yg memang terkenal sangat introvert, tak punya teman, dan hobby menyendiri, dengan sedikit terisak dia berujar bahwa dia marah karena kekasihnya terlalu jauh mencampuri kehidupannya, terlalu mengatur dan berusaha mengubah kepribadian serta cara hidupnya. Yang jd inti permasalahan sore itu adalah Amalia marah karena Arlan mengirimkan MMS kepada ortunya, yg berisi foto Amalia sedang merokok. Dan amalia mengancam akan bunuh diri bila Arlan tak mau meminta maaf padanya.

Kemudian berpindah ke Amalia, saya coba tuk mengetahui lebih jauh tentangnya. Ada penilaian pribadi dr saya saat pertama melihat wajah Amalia, seorang wanita muda yg hitam manis, dengan dandanan yang khas anak muda, kaus ketat, celana jeans, rambut terurai panjang dan dicat merah, anting2 besar, jari berkutek merah menyala, dr kesemua tampilan yg ada padanya terlihat ada sesuatu yg saya lihat begitu dipaksakan, tp saya belum bisa menebaknya diawal. Dari isaknya dia menceritakan tentang apa yg dialaminya.

Hampir 2 th mereka berpacaran, dgn karakter yg sangat berbeda, si Amalia yg terlihat lebih supel, lebih banyak bicara, dari lingkungan yg lebih "punya" dibanding Arlan, ternyata kondisi itu membuat mereka sulit beradaptasi. Amalia seorang mhswi sebuah PTN yg punya prestasi bagus scr akademik, sedangkan Arlan mhsw PTS dengan IP yang tak pernah lebih dr angka 0,5. Amalia scr tak langsung berusaha mengubah dan menginginkan perubahan dari diri Arlan. Namun tak satupun cara yg dilakukannya dapat mengubah pola hidup dan kepribadian Arlan. Arlan tak bergeming dari dunianya, dengan kemanjaannya, keegoisannya, sedangkan Amalia terpuruk dengan segala kepenatannya, keadaan yg melingkupi dirinya dan ketakutannya.

Sebagai sesama wanita mungkin saya bisa lbh paham dan bisa melihat betapa besar pengorbanan seorang Amalia, yg setiap ada masalah selalu jd tempat amukan, cacian, dan pukulan, yg menurut Amalia itu adalah HUKUMAN untuk dirinya. Rasa penasaran saya bertahan pada kata HUKUMAN, ternyata selama menjalin hubungan dengan Arlan, Amalia selalu menghukum dirinya sendiri, menyakiti badannya sendiri dan sering menerima hukuman dr Arlan bila ada masalah. Tanpa harus bertanya banyak, walo kemudian Amalia mengakui segala kekhilafannya, saya bisa menebak bahwa ada hal yg menjadi ketakutan Amalia. VIRGINITAS ...............hal itulah yg membuatnya bertahan dlm hubungan tak sehat ini.

Seperti seorang anak yang mengeluhkan semua perihnya, tangisnya tumpah sejadi2nya, dlm pelukan saya. Huufftt, seperti merasakan berjuta risaunya, dan karna tak tahan melihat derasnya air matanya, saya sedikit membentaknya untuk menghentikan tangisnya. Terus terang saya tak pernah tahan melihat tangisan, dan bagi saya segala bentuk tangisan tak boleh terurai terlalu lama, apalagi bila tangisan itu harus tumpah karena hal yang membuat kita makin lemah.

Amalia sempat mengatakan bahwa tuntutan atas perubaahan yg dilakukannya pada arlan, misalnya agar Arlan tak mabuk2an lagi, tak berhubungan dengan mantannya lagi, hrs rajin kuliah, harus sering pulang tuk mengunjungi orang tuanya, ternyata berimbas juga dengan tuntutan Arlan pada Amalia agar dia melepas jilbabnya, mengganti cara dandannya yg dulu kata Arlan terlalu "ndeso", harus mengerjakan semua tugas2 kuliahnya, mengisi dompetnya setiap dia butuh uang, membelikannya pernak pernik spt, kamera, BB, dan lain-lain. Mungkin bagi banyak orang terlihaat sangat BODOH untuk bertahan dalam RASA yg tak berguna seperti kisah mereka. Tapi semua kembaali pada RASA, dan hanya mereka berdua yang tau aapa yg mereka coba pertahankan.

Pesan yg sempat saya ucapkan ke Amalia, bahwa CINTA itu terkadang tak bisa dilihat secara LOGIKA, namun harusnya setiap apa yg terjalin didalamnya membuat kita belajar banyak hal yang membawa kebaikan, karena CINTA itu bukan, paksaan, bukan penghakiman, bukan penghukuman, namun CINTA adalah rasa NYAMAN. Jangan pernah merasa hidup kita sudah hancur dan selesai tapaknya hanya di satu titik, tak ada orang yang SEMPURNA didunia ini, sehingga bila kekurangan dan kekhilafan itu ada, harusnya bukan membuat kita menjadi makin lemah dan terpuruk meratapinya, dan membiarkan kita dilingkupi perih yang berkepanjangan. Coba bangkit Amalia, masih banyak pria yang takkan memandang kekurangan itu, asal ada perbaikan dan kelebihan yang bisa kamu tunjukkan. Bila dlm hubungan berpacaran dalam taraf penjajagan pasangan saja sudah ada hal-hal yang menyakitkan, maka apa yang harus dipertahankan. segera keluar dari lingkaran resah yang melingkupimu, tunjukkan bahwa kebahagiaan orang tua, keluarga dan dirimu adalah sangat berharga. Jangan pernah biarkan APApun dan SIAPApun merebut hakmu untuk menjadi lebih baik....................

Untuk Arlan, saya hanya sempat berpesan bahwa untuk berubah lebih baik kita tak butuh siapapun, hanya butuh NIAT dan rasa menghHARGAi diri sendiri. Mencoba menjadi DEWASA mungkin bukan hal mudah, namun seburuk2nya seseorang pasti dia punya sisi terbaik, coba cari itu. Dan semoga makin bisa menghargai apa yang dilakukan orang lain terhadap kita, karena saat kasih sayang itu sudah tak ada lagi dalam diri kita maka tak akan datang kasih sayang dari orang sekitar kita. Dan sebagai ibu kost, saya hanya bisa berpesan, jgn sering2 tengkar ato lbh baik klo tengkar cari lapangan yang luas biar gak mengganggu siapapun, lalu yg lebih penting lagibayarlah uang kost tepat waktu........halahhh.

Semoga coretan pagi ini bisa memberi sedikit ruang bening diHATI. Tak ada maksud sedikitpun bagi saya menggurui ato sok bijak dlm menanggapi. Saya hanya ingin sekedar berbagi kisah kemarin sore yg begitu menggelitik hati.........:))


Ruang Cahaya Bunda Deara, 190311, 05:06